Salah satu metode pemasaran yang masih relevan hingga saat ini adalah email marketing. Meskipun terlihat sangat jadul, metode ini masih tergolong efektif dalam menjangkau pelanggan yang lebih luas.
Selain itu, email marketing juga memiliki peluang yang sangat besar, terutama dalam membangun hubungan yang bersifat personal dengan pelanggan. Melalui artikel ini, quadrant akan membahas terkait email marketing meliputi definisi, manfaat, dan jenis-jenisnya.
Yuk simak selengkapnya!!!
Apa itu Email Marketing
Email marketing adalah strategi promosi melalui email untuk memperkenalkan produk maupun jasa. Biasanya brand, akan mengirimkan pesan promosi yang telah dipersonalisasi seperti penawaran khusus, informasi terbaru, maupun konten yang relevan.
Email marketing didefinisikan oleh Oracle sebagai strategi pemasaran untuk berkomuniaksi dengan pelanggan melalui email. Dalam definisi ini, oracle menekankan pada konteks Customer Relationship Management (CRM). Dengan demikian, promosi yang dilakukan bukan sekedar penawaran saja, namun juga mencakup pengiriman konten yang bermanfaat bagi pelanggan.Â
Sejalan dengan definisi diatas, metode promosi ini sangatlah penting dalam memperkuat hubungan antara bisnis dengan pelanggan. Itu berarti, penggunaan email marketing ini berguna dalam membangun hubungan jangka panjang.
Manfaat Email Marketing bagi Bisnis
Strategi email marketing saat ini digunakan untuk dapat meningkatkan brand awareness suatu produk/jasa. Selain itu, email marketing memiliki manfaat seperti:
1. Meningkatkan Brand awarenessÂ
Salah satu manfaat dari penggunaan email marketing adalah dapat meningkatkan brand awareness. Terutama jika bisnis mengirimkan informasi maupun promosi secara rutin kepada pelanggan melalui email. Maka pelanggan dapat dengan mudah untuk mengingat brand tersebut.Â
Tak hanya itu saja, berkat konsisten dalam mengirimkan email, memungkinkan pelanggan untuk dapat merekomendasikan produk atau jasa kepada orang lain.
Dengan demikianlah, penggunaan email marketing bukan hanya sebuah alat dalam menjual produk. Namun, dapat juga menjadi tempat untuk membangun kesadaran terhadap suatu merek di pasaran.
2. Membangun Hubungan yang Bersifat PersonalÂ
Selanjutnya melalui email marketing, bisnis akan dapat membangun hubungan yang bersifat personal. Hal itu dikarenakan, pesanan yang ingin disampai oleh brand akan langsung masuk ke dalam email masing-masing pelanggan.
Itu berarti, memungkinkan brand dapat menyampaikan pesan yang relevan dengan preferensi tiap pelanggan.
Selain itu, penggunaan metode ini akan memberikan kesempatan pelanggan dapat berinteraksi secara langsung. Terlebih biasanya email marketing dapat berbentuk berbagai macam konten seperti penawaran, survey, maupun penyebaran informasi tertentu.
3. Menghemat Biaya PromosiÂ
Jika dibandingkan dengan metode konvensional, pemakaian email marketing merupakan salah satu cara untuk menghemat biaya promosi. Sebab, metode ini memiliki kemampuan otomatisasi, sehingga brand dapat mengatur pengiriman email berdasarkan perilaku dari tiap pelanggan
Biasanya, email marketing membaginya menjadi beberapa kategori seperti email selamat datang, pengingat keranjang belanjaan, maupun pengingat ulang tahun. Oleh karena itu, brand nanti dapat menyesuaikan informasi yang dikirimkan berdasarkan kategori tersebut dengan cepat.
4.Mengintegrasikan dengan Channel LainÂ
Penggunaan email marketing ini memungkinkan bisnis untuk dapat mengintegrasikan dengan channel lain. Misal saja, bisnis dapat menyertakan link website dalam email yang dikirimkan. Sehingga nantinya pelanggan yang diarahkan untuk mengunjungi website untuk dapat mengeksplorasi lebih lanjut.
Kemampuannya dalam menggabungkan ke beberapa media promosi ini, menjadikan email marketing sebagai alat yang fleksibel dan efektif dalam mencapai tujuan pemasaran yang lebih luas.
5. Mengukur Keberhasilan CampaignÂ
Selanjutnya pengimplementasian email marketing dapat bermanfaat dalam mengukur keberhasilan campaign. Sehingga, nantinya brand dapat membuat strategi pemasaran dengan menggunakan data tersebut.
Biasanya, email marketing memiliki metrik tertentu yang dapat digunakan seperti open rate, click-through rate, serta conversion rate. Dengan demikian, email marketing tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi saja, namun dapat berguna dalam memahami perilaku pelanggan saat menerima email promosi.
Apa Saja Jenis-Jenis dari Email Marketing
Setelah Anda mengetahui tentang pengertian dan manfaat dari email marketing. Tak ada salahnya jika Anda mengetahui dari berbagai jenis email marketing. Berikut adalah jenis-jenisnya:
1. Email NewsletterÂ
Salah satu jenis dari email marketing adalah newsletter. Sesuai namanya, newsletter ini digunakan untuk memberikan informasi rutin kepada pelanggan. Biasanya berbentuk sebuah artikel, tips, maupun informasi produk.
Dalam menjaga chemistry antara pebisnis dengan pelanggan biasanya informasi akan di kirimkan melalui email secara berkala seperti mingguan atau bahkan bulan.
2. Acquisitions Emails
Selanjutnya terdapat jenis acquisitions emails yang dirancang untuk dapat menarik pelanggan baru. Dengan adanya email marketing jenis ini, maka pelanggan akan menerima pesan berupa penawaran produk atau jasa seperti harga khusus maupun diskon.
Biasanya acquisition email ini akan dikirimkan kepada orang-orang yang baru mendaftar layanan tertentu. Sehingga nantinya orang tersebut terdorong untuk melakukan pembelian pertama kali.
3. Retention Emails
Jenis selanjutnya yaitu retention emails yang berfokus dalam mempertahankan pelanggan setia. Umumnya email yang dikirimkan ke pelanggan berbentuk content sesuai dengan preferensi pelanggan misalnya informasi terbaru, maupun penawaran eksklusif.
Oleh karena itu, retention email sangat penting dalam strategi email marketing karena dapat membantu memperkuat hubungan antara bisnis dengan audiens. Harapannya dengan pengiriman email ini, pelanggan akan melakukan pembelian secara berulang,
4. Promotional Emails
Walaupun terlihat mirip seperti newsletter, promotional email lebih mengutamakan penawaran khusus maupun promosi. Tak hanya itu saja, jika dilihat secara visual, jenis email marketing ini memiliki menarik dan dilengkapi CTA tertentu seperti beli sekarang ataupun dapatkan diskon sekarang.
Karena itu, email promosi ini sering digunakan dalam mendorong pelanggan untuk dapat melakukan pembelian kembali. Perlu diingat keberhasilan dalam email marketing juga dilihat dari segmentasi pelanggan yang tepat dalam mengirimkan konten yang sesuai dengan preferensi.
5. Re-engagement Email
Berikutnya terdapat jenis email marketing berupa re-engagement email. Jenis email ini dirancang khusus untuk menarik kembali perhatian pelanggan yang sudah tidak aktif dalam waktu lama.
Walaupun isi konten tidak jauh berbeda dengan jenis email marketing lainnya. Pesan yang dikirimkan akan lebih personal. Hal ini biasanya ditandai dengan menyapa pelanggan dengan nama mereka lalu mengingatkan kembali terhadap produk yang pernah mereka beli maupun lihat sebelumnya.
6. Shopping Cart Reminder
Terdapat jenis email yang hanya dikirimkan ketika pelanggan telah memasukan ke keranjang belanja namun belum juga menyelesaikan pembelian yaitu Shopping Cart Reminder.
Baca Juga: Digital Marketing Funnel: Pengertian, Manfaat dan Jenisnya
Jenis email ini berfungsi sebagai pengingat bagi pelanggan tentang barang-barang masih ada pada keranjang belanjaan seperti keranjang, gambar produk, maupun harga.
Itu berarti email ini nantinya digunakan agar pelanggan dapat segera menyelesaikan tindakannya. Terlebih lagi biasanya email ini terdapat CTA (Call to action) yang jelas.
Jadi email marketing adalah sebuah cara berpromosi dengan cara mengirimkan pesan personal melalui email. Biasanya pesan yang dikirimkan pada email marketing telah dipersonalisasikan.
Penggunaan strategi promosi ini dapat bermanfaat dalam meningkatkan brand awareness, membangun hubungan secara personal, atau bahkan di integrasikan dengan channel lainnya.
Dengan demikian, pelanggan akan menerima pesan dari brand berbeda beda seperti newsletter, promotional, Acquisitions, maupun retention.
Semoga artikel diatas bermanfaat. Anda juga dapat membaca informasi seputar digital marketing lainnya melalui blog Quadrant Communication.





