Digital Marketing Funnel: Pengertian, Manfaat dan Jenisnya

Daftar Isi

Bagikan Artikel Ini

Diera digital sekarang ini, strategi pemasaran mengalami perkembangan yang cepat. Terlebih lagi, calon customer sekarang ini banyak menghabiskan waktu untuk menggunakan media sosial. 

Maka, munculah sebuah sistem pemasaran yang dapat menjadi cara untuk mendapatkan pelanggan yaitu digital marketing funnel. Selain itu, dengan stratagi pemasaran ini dapat juga membantu dalam memahami customer jurney sebelum calon pelanggan menjadi pelanggan sesungguhnya. 

Lalu apa itu digital marketing funnel?, Agar dapat menjawab pertanyaan tersebut, kami akan membahas tentang digital marketing funnel meliputi pengertian, Manfaat, Jenis serta tools apa aja yang digunakan. Yuk simak selengkapnya. 

Apa Itu Digital Marketing Funnel? 

Digital Markeing funnel  adalah strategi dalam pemasaran yang digunakan untuk melihat customer journey. Dimana, dengan strategi ini calon customer dapat dipetakan dari perjalanan  seorang tersebut belum mengenal hingga akhirnya membeli.

Namun Reliablesoft, menjelaska bahwa digital marketing funnel adalah sebuah rangkaian kerja yang berfungsi dalam peningkatan trafic/pengunjung website. Jika calon pelanggan telah masuk dan menjelajahi website tersebut nantinya dapat menjadi pelanggan yang akan melakukan pembelian. 

Jika digambarkan, digital marketing funnel ini dapat berupa corong berisi tentang strategi digital mulai dari content marketing, paid advertising dan lainnya. Selain itu, melalui corong tersebut juga dapat dilihat, berapa banyak seseorang yang terlibat dalam tahap pemasaran. 

Manfaat Digital Marketing Funnel? 

Dengan adanya digital marketing funnel ini, dapat membantu seorang pembisnis dalam pemetaan customer agar nantinya dapat membuat strategi pemasaran yang tepat. Berikut adalah manfaat dari digital marketing funnel: 

1. Memahami Customer Journey 

Manfaat yang pertama ketika pembisnis mengunakan digital marketing funnel adalah dapat membantu dalam memahami customer journey dalam melakukan pembelian. melalui hal inilah, maka pembisnis akan dapat menyusun strategi yang tepat dari tahapan-tahapan pelanggan sebelum berhasil melakukan pembelian. 

2. Meningkatkan Brand Awarness 

Manfaat selanjutnya, dengan mengunakan funnel ini adalah dapat meningkatkan kesadaran merk. Terlebih lagi, jika memiliki campaign media sosial yang relevan, maka brand awarness cepat meningkat. Selain itu juga akan mendapatkan prospek baru, jika ada orang yang belum mengenal bisnis tersebut. 

3. Meningkatkan Keterlibatan 

Dengan mengunakan digital marketing, maka memungkinkan bisnis untuk dapat memperoleh interaksi yang efektif. Hal ini berkaitan dengan target audiens dengan konten relevan yang sesuai dengan personalisasi yang dapat meningkatkan keterlibatan dan mendorong untuk berinteraksi lebih sering. 

4. Melacak dan Mengukur Keberhasilan 

Salah satu manfaat utama dari digital marketing funnel yaitu dapat menjadi salah satu cara untuk mengukur dan mencalak kinerja campaign. Dengan adanya data ini, maka memungkinkan bisnis diidentifikasi apa aja yang perlu ditingkatkan atau ditingkalkan dari data yang telah didapatkan. 

5. Mengoptimalkan Strategi Pemasaran 

Setelah mendapatkan data performa dari campaign tersebut, maka selanjutnya, strategi pemasaran dapat dioptimalkan hingga mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Perbaikan yang dilakukan dengan dengan membuat konten baru atau mengubah penawaran.

Jenis Digital Marketing Funnel?

Dalam dunia pemasaran, terdapat funnel yang digunakan sebagai cara untuk memggambarkan tindakan seseorang untuk mengenal produk/jasa dan akhirnya melakukan pembelian. 

Namun, perlu Anda ketahui bahwa fokus atau tujan dari setiap funnel itu berbeda beda. Berikut adalah Digital marketing funnel yang dapat digunakan dalam kegiatan pemasaran: 

1. Email Marketing 

Salah satu jenis digital funnel yang sering ditemui adalah dengan email marketing. Melalui hal ini, brand akan dapat berkomunikasi secara langsung dengan audiens mereka. Dengan cara mengirimkan penawaran khusus, informasi produk, atau bahkan konten yang bermanfaat. Selain itu, dalam penggunaan email marketing  biasanya disertai CTA (Call To Action) yang mengarah ke website untuk meningkatkan traffic. 

2. Sosial Media Marketing 

Jenis selanjutnya yang digunakan sebagai funnel marketing adalah media sosial. Hal ini dipilih, karna di era digital sekarang ini banyak sekali media sosial seperti Instagram, Facebook, X (Formely Twitter), Linkedin, ataupun lain sebagainya. Dengan adanya media sosial ini maka brand akan dapat membangun brand awarness yang kuat serta dapat menjangkau audiens yang lebih banyak.

3. SEO (Search Engine Optimization)

Dalam meningkatkan visibilitas bisnis dengan memanfaatkan pencarian organic, SEO ini menjadi salah satu pilihan dalam digital marketing. Terlebih lagi, dengan penggunaan SEO ini  pemilik bisnis tidak mengeluarkan biaya tambahan. Karna, pembisnis dapat menggunakan kata kunci (Keyword) yang tepat dan relevan untuk dapat meningkatkan traffic serta peringkat web pada mesin pencari. 

4. Content Marketing 

Selanjutnya terdapat digital funnel marketing yang melibatkan proses kompleks dan struktur, dimana untuk memberikan manfaat bagi audiens dapat membuat konten yang bermanfaat dan releven. Dengan pengunaan content marketing ini, maka bisnis akan mudah dikenal dan dapat memberikan pengaruh keputusan pembelian oleh calon pelanggan. 

5. Influencer Marketing 

Dalam membentuk strategi pemasaran yang kuat, dapat juga dibapat berkolaborasi dengan influencer.  Cara yang dapat digunakan adalah meminta agar influencer membuat content yang menarik dan unik untuk mempromosikan suatu produk/jasa dari brand tersebut.  Melalui cara inilah, influencer dapat mempengaruhi keputusan pembelian, terlebih lagi seseorang  influcler telah memiliki pengikutnya masing-masing. 

6. Copywritting

Jenis berikutnya yang dapat digunakan dalam digital marketing funnel adalah Copywritting.  Dengan adanya, copywritting ini maka brand akan memiliki cara komunikasi yang persuasif dalam membangun brand awarness yang kuat serta meningkatkan konversi. Hal itu dapat tejadi karna tulisan yang dihasilkan menarik serta dapat mengajak tindakan agar melakukan pembelian. 

7. SEM (Search Engine Marketing)

Terdapat pula digital marketing funnel yang  membantu dalam kegiatan promosi melalui website dengan melakukan pembayaran yaitu SEM (Search Engine Marketing). Melalui Cara brand akan melakukan research keyword yang relevan lalu nantinya akan diiklankan sesuai budget yang ada. Cara ini tergolong efektif dalam meningkatkan traffic website secara instan agar dapat menghasilkan prospek penjulan. Hal ini dikarnakan, iklan dari brand tersebut akan muncul pada bagian teratas pada mesin pencari. 

Jadi, Digital marketing funnel adalah salah satu cara yang digunakan dalam mengetahui customer journey. Dimana, dengan mengunakan strategi ini maka brand melihat perjalan seseorang dari belum mengenal hingga akhrinya melakukan pembelian.  

Selain itu, dengan penggunaan digital marketing funnel ini maka akan dapat menjadi tolak ukur keberhasilan penjualan. Dimana nantinya dari hasil yang didapatkan, akan dikembangkan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran yang tepat. 

Terlebih dengan banyaknya jenis digital marketing funnel yang ada. Anda sebagai pemilik bisnis dapat mengeksplore untuk menemukan digital marketing funnel apa yang tepat.

Lalu apakah Anda sudah memiliki pandangan untuk mengunakan digital marketing funnel? Jika belum, Anda dapat berdiskusi lebih lanjut dengan hubungi kami tentang penggunaan digital marketing funnel yang akan digunakan.